
"Hello @FoodFezt, I'm eating [nama menu yang kamu pesan]."
tunjukkan ke waiter/ cashier, dan dapatkan 1 cup ice cream gratis dari FoodFezt!


Tim Used Book berangkat dari FoodFezt pada pukul 8 pagi. Sesampainya disana, kami langsung disambut senyum lebar Ibu Sri Hastuti S.Pd, beliau adalah Kepala Sekolah di SD tersebut. Sambutan dari para staf guru dan karyawan pun tidak kalah hangat.
Setelah sedikit berbincang di Ruang kepala sekolah, tim Used Book bersama Ibu Hastuti segera bergegas menuju ruang perpustakaan. Beliau menunjukkan dan bercerita sedikit tentang perpustakaan yang ada. Beliau juga menuturkan bahwa sebenarnya minat baca anak di SD tersebut cukup tinggi, hanya saja tidak tersedia buku bacaan yang memadai. Buku yang ada di perpustakaan semuanya adalah buku mata pelajaran, itu pun dari kurikulum terdahulu.
Pada saat tim FoodFezt berkunjung, ada sekitar 70 buku yang kami bawa, buku-buku yang didonasikan adalah buku cerita, buku pengetahuan umum, dan buku-buku ketrampilan ringan.
Ucapan terimakasih terutama ditujukan bagi seluruh customer yang telah menyumbangkan langsung ke kotak Used Book yang ada di FoodFezt, juga konsumenkepada customer FoodFezt yang merelakan pembulatan bill, dimana hasilnya akan dikumpulkan untuk dibelanjakan buku baru ;)
Used Book – Berikan Buku Bekasmu Disini, Berbagi Ilmu kepada Sesama.
JOB VACANCY – MAY 2011
FoodFezt as one of well-established restaurant in Yogyakarta-Indonesia, are now looking for a dynamic people to fill up the position of Waiter (WA)
Requirements for Waiter (WA):
Ages 19-25 years old
Good looking, energetic and friendly person
Capable of working as a team, or individual
Capable of using English language
Active using computer
Experiencing in hospitality service
Have excellent interpersonal skills
Responsible and quite nice performance
Bring your curriculum vitae, application letter, recent photograph and other related documents to: FoodFezt | Jalan Kaliurang Km 5.5, Gg. Pandega Karya - Yogyakarta | email: recruitment@foodfezt.com
Recruitments open until 25th May 2011.
For further information call: 0274-3154321 or just log on to www.foodfezt.com
FoodFezt as one of well-established restaurant in Indonesia, are now looking for a dynamic people to fill up the position of Waiter (WA), Cashier (CA), and Graphic Designer (GD).
Requirements for Waiter (WA) and Cashier (CA) :
Requirements for Graphic Designer (GD):
Bring your Curriculum Vitae, Application Letter, full body photograph (CA, WA, GD), and Design Portfolio (GD) to:
FoodFezt | Jalan Kaliurang Km 5.5, Gg. Pandega Karya - Yogyakarta or email to: recruitment@foodfezt.com
For further information call : 0274-3154321 or just log on www.foodfezt.com
Read More..Baru-baru ini Andy Fajar Handika selaku owner sekaligus General Manager FoodFezt meraih prestasi yang cukup membanggakan dengan meraih Juara II dalam kategori Boga pada ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2010 yang finalnya diadakan di Jakarta pada tanggal 19 Januari 2011.
WMM sendiri merupakan sebuah program pemberian penghargaan persembahan Bank Mandiri kepada wirausahawan muda. Program ini dimulai sejak tahun 2007, sebagai wujud kepedulian Bank Mandiri terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia
Berikut interview dengan Pak Andy, terkait dengan prestasinya di ajang tersebut, saat waktu makan siang di sela-sela jadwal padatnya :
· Selamat siang Pak Andy, apa kabar nih?
Baik, saya sambil makan ya..
· Oh iya Pak. Kalau begitu langsung saja mengenai Wirausaha Mandiri (WMM), bagaimana proses awal pendaftarannya?
Jadi sebetulnya Bank Mandiri itu punya 13 region di seluruh Indonesia. Tiap region punya semacam agent untuk mencari bibit dan usaha-usaha yang menarik dan dimiliki oleh orang-orang muda. Selain membuka pendaftaran secara online, Bank Mandiri juga bekerja sama dengan beberapa universitas untuk spotting siapa saja yang usahanya oke dan kemudian diminta untuk mendaftar. Saya salah satu yang kemudian terspot dari situ.
· Lalu kemudian informasi apa yang Pak Andy ketahui sebelumnya mengenai event WMM itu sendiri?
Cukup santer beritanya ya, tentang siapa yang menang, kemudian ditambah coverage dari media. Cuma memang waktu itu belum sampai pada tahap oke-aku-harus-ikut. Kemudian saya dihubungi oleh pihak UGM untuk menjadi wakil mereka di ajang tersebut. Event itu sendiri dimulai sejak pertengahan tahun 2010, dengan proses seleksi regional, kemudian saya yang terpilih untuk mewakili wilayah Jateng dan DIY untuk mengikuti final tingkal Nasional di Jakarta pada bulan Januari 2011.
· Kenapa tertarik dengan WMM bukan event lain yang sejenis?
Karena dibanding event lain, kalau WMM tidak berhenti sampai tahap awarding aja. Tapi ada pembinaan lebih lanjut dan juga eskalasinya kalau melihat pemenang yang kemarin itu cukup signifikan.
· Apa saja persiapan untuk proses seleksi WMM?
Sebenarnya tidak ada yang khusus ya, karena yang dipresentasikan adalah usaha saya sendiri yaitu FoodFezt. Saya hanya mempresentasikan daily-activitynya saja.
· Apa yang menarik dari FoodFezt (FF) untuk diangkat di event WMM?
Jadi yang pertama adalah sistemnya itu sendiri. FoodFezt itu memang sebuah foodcourt, tapi kita punya manajemen yang sangat rapi. Misalnya ada seleksi untuk tenant yang masuk, artinya tidak ada satupun makanan yang sama disini.
Iya, dan juga ada periodic-checking untuk tetap menjaga kualitas makanan tersebut. Kemudian kita punya Foodfezt Integrated Kitchen System (FIKS), dimana kita menggunakan sistem yang terintregasi dan waiter/waitress kami menggunakan PDA untuk menghubungkan semua dapur dalam satu sistem. Jadi ibaratnya cukup sekali pencet saja bisa menghubungkan ke semua dapur yang ada disini.
Oh iya, FoodFezt sangat peduli dengan isu-isu tentang lingkungan hidup, juga punya konsep ramah lingkungan, misalnya FoodFezt tidak menggunakan AC, tidak lagi menggunakan styrofoam tapi kita menggantinya dengan bio-degradable-packaging yang mudah terurai dan bahkan aman untuk pemakaian dalam microwave, juga mengurangi penggunaan kertas dalam proses taking order menu di FoodFezt.
Hmm, kalau di foodcourt lain kan customer datang ke stall, pesen dan ambil makanan sendiri, lalu bayar, lalu baru mencari meja. Tapi kalau disini waiter kami yang menawarkan menu dan kemudian waiter juga yang mengorder ke stall-stall tersebut dengan sistem yang terintegrasi tadi. Jadi ya customer cukup duduk, pesan, makan dan bayar bill bisa dilakukan di meja, baik secara cash atau menggunakan card.
Tidak terlalu ada hambatan yang berarti dalam proses persiapan, karena ini kan merupakan usaha yang sudah berjalan atau running-bussiness. Jadi yang saya lakukan adalah persiapan saya pribadi untuk mempresentasikan ini ke para juri. Dewan jurinya berasal dari berbagai elemen misalnya dari kalangan media, bisnis, perbankan, akademisi, serta dari pemerintahan. Tantangan beratnya tentu karena event ini berskala nasional, sehingga banyak sekali teman-teman dari daerah lain yang juga punya bisnis yang bagus sehingga persaingan cukup ketat.
Yang pasti saya tetap fokus pada bidang food and beverage serta hospitality ya, karena bidang saya disitu. Antara rencana untuk membuka FoodFezt baru dan atau merambah usaha yang lain.
Tentu ya, model bisnis seperti FoodFezt ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Tapi kita memang fokusnya ke Jogja dulu. Di akhir tahun memang ada rencana untuk membuka 1 cabang, mungkin setelah proses duplikasi itu selesai baru mungkin kita akan membuka cabang di kota lain.
· Okay, terimakasih atas waktunya Pak. Semoga sukses dengan semua rencana-rencana bisnis selanjutnya, salam untuk keluarga, dan sekali lagi selamat untuk keberhasilannya di WMM.
Iya, terimakasih juga yaa..



Mau Makan Apa Hari Ini?