27 Agustus 2009

Menikmati Ramadhan di FoodFezt

Selama bulan Ramadhan, FoodFezt tetap buka. Hanya ada perubahan jam buka, yaitu:
  • Hari 1-10 puasa : Buka jam 15.00 wib - 23.00 wib
  • Hari 11-dst puasa : Buka jam 12.00 wib - 23.00 wib
untuk last order tetap sama, di jam 22.30 wib.

Buka puasa di rumah dengan menu dari FoodFezt tetap kami layani dengan layanan Delivery, cukup menghubungi 0274-554554 atau via yahoo messenger di JogjaFoodFest-Delivery Service.
Pengecekan menu bisa dilakukan melalui http://menu.foodfezt.com.
Silahkan bawa FoodFezt ke rumah anda.


Rencanakan buka puasa anda di FoodFezt dengan reservasi ke 0274-554554 atau via yahoo messenger di JogjaFoodFest-Delivery Service.

Pemilihan meja bisa dilihat di bawah ini

AREA CANOPY

1st FLOOR AREA



2nd FLOOR AREA
OUTDOOR AREA


Ngabuburit maupun nongkrong setelah tarawih, tetap nyaman bersama FoodFezt.
Kami tunggu kedatangannya.


Read More..

17 Agustus 2009

Menuliskan kisah perjalanan : Kiat menembus media & penerbit



Travelling adalah suatu hal yang menyenangkan untuk dilakukan, baik sendiri maupun bersama teman, kekasih, bahkan rekan kerja. Ketika cerita tersebut dapat kita rangkai dalam suatu cerita, travellingpun dapat menjadi sebuah buku yang menarik. Sebut saja “The Naked Traveler” (Trinity), “Keliling Eropa 6 Bulan hanya US$ 1000” (Marina Silvia), “Merencanakan Sendiri Jalan-jalan” (Sonson), “Menyusuri Lorong-Lorong Dunia” (Sigit Susanto), dan yang belum lama diterbitkan adalah “Tales from the ROAD” (Matatita). Sabtu, tanggal 8 Agustus 2009, FoodFezt bekerja sama dengan Regol Media menyelenggarakan acara talk show bertajuk Menuliskan Kisah Perjalanan dan kiat menembus media dan penerbit.

Talk show ini merupakan bagian dari serangkaian acara yang diorganisir oleh Regol event, menghadirkan obrolan santai dan berbagi tips dan kiat dalam menuliskan kisah perjalanan agar layak dimuat di media cetak maupun dilirik penerbit. Narasumber yang didatangkan antara lain Salman Faridi, CEO penerbit Bentang Pustaka, dan tentu saja Matatita, penulis buku travelogue TALES from the ROAD. Sayang sekali Wahyu Hidayat, Redaktur Senior Reader’s DIGEST Indonesia yang juga direncanakan menjadi narasumber batal hadir karena pesawatnya yang batal terbang.

Menurut Salman Farid menembus penerbit dengan tulisan bertema perjalanan sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Dalam acara yang dihadiri lebih dari 130 orang ini, Matatita membagikan tips dan pengalamannya seputar menerbitkan kisah perjalanan yang semula berada di blog menjadi sebuah buku. Menurutnya dalam menulis kisah perjalanan sebaiknya memperhatikan detail dari tempat-tempat yang dikunjungi. Dengan adanya spesifikasi topik akan menambah value dari tulisan.

Liputan lebih lengkap mengenai acara bisa di klik di sini.

Read More..

16 Agustus 2009

Freedom of Choice





"Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus merdeka di dalam hatinya, sebelum kita mencapai political yang independence, saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia merdeka! Di dalam Indonesia merd...eka itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita!"

Soekarno,
pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945

Read More..