26 Februari 2011

FoodFezt dan Wirausaha Muda Mandiri 2010

Baru-baru ini Andy Fajar Handika selaku owner sekaligus General Manager FoodFezt meraih prestasi yang cukup membanggakan dengan meraih Juara II dalam kategori Boga pada ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2010 yang finalnya diadakan di Jakarta pada tanggal 19 Januari 2011.

WMM sendiri merupakan sebuah program pemberian penghargaan persembahan Bank Mandiri kepada wirausahawan muda. Program ini dimulai sejak tahun 2007, sebagai wujud kepedulian Bank Mandiri terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia

Berikut interview dengan Pak Andy, terkait dengan prestasinya di ajang tersebut, saat waktu makan siang di sela-sela jadwal padatnya :

· Selamat siang Pak Andy, apa kabar nih?

Baik, saya sambil makan ya..

· Oh iya Pak. Kalau begitu langsung saja mengenai Wirausaha Mandiri (WMM), bagaimana proses awal pendaftarannya?

Jadi sebetulnya Bank Mandiri itu punya 13 region di seluruh Indonesia. Tiap region punya semacam agent untuk mencari bibit dan usaha-usaha yang menarik dan dimiliki oleh orang-orang muda. Selain membuka pendaftaran secara online, Bank Mandiri juga bekerja sama dengan beberapa universitas untuk spotting siapa saja yang usahanya oke dan kemudian diminta untuk mendaftar. Saya salah satu yang kemudian terspot dari situ.

· Lalu kemudian informasi apa yang Pak Andy ketahui sebelumnya mengenai event WMM itu sendiri?

Cukup santer beritanya ya, tentang siapa yang menang, kemudian ditambah coverage dari media. Cuma memang waktu itu belum sampai pada tahap oke-aku-harus-ikut. Kemudian saya dihubungi oleh pihak UGM untuk menjadi wakil mereka di ajang tersebut. Event itu sendiri dimulai sejak pertengahan tahun 2010, dengan proses seleksi regional, kemudian saya yang terpilih untuk mewakili wilayah Jateng dan DIY untuk mengikuti final tingkal Nasional di Jakarta pada bulan Januari 2011.

· Kenapa tertarik dengan WMM bukan event lain yang sejenis?

Karena dibanding event lain, kalau WMM tidak berhenti sampai tahap awarding aja. Tapi ada pembinaan lebih lanjut dan juga eskalasinya kalau melihat pemenang yang kemarin itu cukup signifikan.

· Apa saja persiapan untuk proses seleksi WMM?

Sebenarnya tidak ada yang khusus ya, karena yang dipresentasikan adalah usaha saya sendiri yaitu FoodFezt. Saya hanya mempresentasikan daily-activitynya saja.

· Apa yang menarik dari FoodFezt (FF) untuk diangkat di event WMM?

Jadi yang pertama adalah sistemnya itu sendiri. FoodFezt itu memang sebuah foodcourt, tapi kita punya manajemen yang sangat rapi. Misalnya ada seleksi untuk tenant yang masuk, artinya tidak ada satupun makanan yang sama disini.

  • Jadi pasti berbeda menu ya, untuk tiap-tiap stall yang ada disini?

Iya, dan juga ada periodic-checking untuk tetap menjaga kualitas makanan tersebut. Kemudian kita punya Foodfezt Integrated Kitchen System (FIKS), dimana kita menggunakan sistem yang terintregasi dan waiter/waitress kami menggunakan PDA untuk menghubungkan semua dapur dalam satu sistem. Jadi ibaratnya cukup sekali pencet saja bisa menghubungkan ke semua dapur yang ada disini.

  • Okay, ada lagi Pak Andy?

Oh iya, FoodFezt sangat peduli dengan isu-isu tentang lingkungan hidup, juga punya konsep ramah lingkungan, misalnya FoodFezt tidak menggunakan AC, tidak lagi menggunakan styrofoam tapi kita menggantinya dengan bio-degradable-packaging yang mudah terurai dan bahkan aman untuk pemakaian dalam microwave, juga mengurangi penggunaan kertas dalam proses taking order menu di FoodFezt.

  • Wah menarik sekali Pak! Selain itu tadi, apa yang membedakan FoodFezt dengan foodcourt lain?

Hmm, kalau di foodcourt lain kan customer datang ke stall, pesen dan ambil makanan sendiri, lalu bayar, lalu baru mencari meja. Tapi kalau disini waiter kami yang menawarkan menu dan kemudian waiter juga yang mengorder ke stall-stall tersebut dengan sistem yang terintegrasi tadi. Jadi ya customer cukup duduk, pesan, makan dan bayar bill bisa dilakukan di meja, baik secara cash atau menggunakan card.

  • Kembali ke event WMM lagi, apakah ada hambatan atau persiapan yang sulit untuk mengikuti event tersebut?

Tidak terlalu ada hambatan yang berarti dalam proses persiapan, karena ini kan merupakan usaha yang sudah berjalan atau running-bussiness. Jadi yang saya lakukan adalah persiapan saya pribadi untuk mempresentasikan ini ke para juri. Dewan jurinya berasal dari berbagai elemen misalnya dari kalangan media, bisnis, perbankan, akademisi, serta dari pemerintahan. Tantangan beratnya tentu karena event ini berskala nasional, sehingga banyak sekali teman-teman dari daerah lain yang juga punya bisnis yang bagus sehingga persaingan cukup ketat.

  • Lalu setelah Pak Andy berhasil meraih juara II untuk Kategori Boga ya, apakah tujuan bisnis anda berubah atau berkembang secara general?

Yang pasti saya tetap fokus pada bidang food and beverage serta hospitality ya, karena bidang saya disitu. Antara rencana untuk membuka FoodFezt baru dan atau merambah usaha yang lain.

  • Untuk future-goal FoodFezt sendiri itu apa Pak, mungkin anda ingin mengembangkan FoodFezt jadi seperti apa?

Tentu ya, model bisnis seperti FoodFezt ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Tapi kita memang fokusnya ke Jogja dulu. Di akhir tahun memang ada rencana untuk membuka 1 cabang, mungkin setelah proses duplikasi itu selesai baru mungkin kita akan membuka cabang di kota lain.

· Okay, terimakasih atas waktunya Pak. Semoga sukses dengan semua rencana-rencana bisnis selanjutnya, salam untuk keluarga, dan sekali lagi selamat untuk keberhasilannya di WMM.

Iya, terimakasih juga yaa..












Tidak ada komentar: