10 Februari 2011

USED BOOK SDN BANARAN

Haloooo, Foodzy kembali lagi. J . Masih dengan Program Used Book, kali ini Foodzy ingin bercerita tentang kunjungan Used Book yang terbaru.

Beberapa waktu yang lalu, Foodzy dan beberapa teman dari FoodFezt melakukan perjalanan yang cukup jauh menuju Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Menuju Arah Timur laut, jarak 22 km kami tempuh dalam tempo 45 menit. Singkat cerita sampailah kami di SD Banaran yang terletak di Jiwan, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Sesampainya disana, kami langsung disambut senyum lebar Bapak Suhardiyono S,Pd, beliau adalah Kepala Sekolah di SD tersebut. Sambutan dari para staf guru dan karyawan pun tidak kalah hangat.

Setelah sedikit berbincang di Ruang kepala Sekolah, Team Used Book FoodFezt segera bergegas menuju ruang perpustakaan. Kali ini kami ditemani oleh Ibu Ririn, guru mata pelajaran PKn yang juga mengampu perpustakaan. Beliau menunjukkan dan bercerita sedikit tentang perpustakaan. Beliau juga menuturkan bahwa sebenarnya minat baca anak di SD tersebut cukup tinggi, hanya saja tidak tersedia buku bacaan yang memadai. Bagaimana tidak? Buku yang ada di perpustakaan semuanya adalah buku mata pelajaran, itupun dari kurikulum terdahulu. Untuk buku cerita dan ketrampilan, SD Banaran mengandalkan bantuan dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

LPMP adalah program dari pemerintah yang berbentuk semacam perpustakaan keliling. Tiap dua minggu sekali berkeliling dari SD satu ke SD lain untuk meminjamkan buku-buku bacaan. Buku itu akan ditinggal selama dua minggu untuk kemudian ditukar dengan buku lain dua minggu yang akan datang. Pada saat Team FoodFezt berkunjung, ada sekitar 67 buku dari LPMP. Itulah mengapa pihak sekolah sangat antusias ketika pertama kali Team UsedBook FoodFezt mengutarakan akan mendonasikan sejumlah buku. Apalagi buku-buku yang didonasikan adalah buku cerita dan buku-buku ketrampilan ringan.

Beberapa menit berbincang di dalam perpustakaan, tenyata sudah waktunya istirahat bagi siswa SD. Ada beberapa yang bermain bola, berlarian kesana kemari, juga tak sedikit yang menuju perpustakaan. Awalnya, beberapa anak canggung karena melihat beberapa ‘orang asing’ di dalam perpustakaan mereka. Tapi setelah diberitahu oleh Ibu Guru, mereka pun masuk dan mulai berebutan buku. Terlihat jelas betapa bahagianya mereka. Pada saat itu Foodzy benar-benar berdoa, semoga buku-buku tersebut bermanfaat bagi mereka, baik kini maupun kelak.

Oiya, adik-adik siswa, para staf pengajar dan Kepala Sekolah SD Banaran juga titip kepada Foodzy untuk menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang mendukung program Used Book FoodFezt. Ucapan terimakasih terutama ditujukan bagi semua yang sudah menyumbang langsung ke kotak buku yang ada di FoodFezt, juga konsumen FoodFezt yang merelakan pembulatan bill keatas dari pecahan puluhan menjadi ratusan dimana hasilnya akan dikumpulkan untuk dibelanjakan buku baru.

Sekian dulu ya. Oiya, jangan lupa kalau ada yang punya buku bekas, daripada tidak terpakai, bahagianya kami jika anda rela memasukkannya ke Used Book Drop yang ada di FoodFezt.

Used Book – Berikan Buku Bekasmu Disini, Berbagi Ilmu kepada Sesama. –(Tuki, FoodFezt)-

Tidak ada komentar: